Minggu, 01 Juni 2014

mesin DOHC



TIPE MESIN DOHC (DOUBLE OVER HEAD CAMSHAFT)

·        Ciri – ciri mesin tipe DOHC
1)      Terdapat 4 katup dalam satu piston
2)      Terdapat 2 camshaft
3)      Sudah tidak menggunakan rocker arm
·        Keuntungan
Ø  Suara mesin lebih halus
Ø  Penggunaan katupnya akan menjadi lebih baik karena noken ask akan langsung menggerakkan katup
Ø  Pada mesin jenis VVTI konsumsi bahan bakar akan menjadi lebih efisien maka akan terdapat 1 aktup in yang bekerja waktu kecepatan rendah
·        Kekurangan
Ø  Terlalu banyak komponen yang di gunakan untuk menggerakkan katup, karena semakin banyak komponen yang di gunakan maka suara mesin menjadi lebih berisik
Ø  Dengan adanya valve lifter dan push rod da kemungkinan kedua komponen ini menjadi aus sehingga katup tidak akan membuka secara maksimal
Ø  Karena adanya kausan pada vlave lifter dan push rod mengakibatkan bahan bakar menjadi lebi boros dan mesin menjadi kurang bertenaga

mesin OHC



TIPE MESIN OHC/SOHC (SINGLE OVER HEAD CAMSHAFT)

Ciri ciri mesin tipe OHC
1.      Terdapat dua katup dakam satu piston
2.      Di dalam kepala silinder terdapat camshaft, rocker arm, dan shaft, tipe ini sudah tidak menggunakan push rod dan valve lifter
·        Keuntungan
o   Komponen yang di gunakan untuk menggerakkan katup lebih simpel karena tidak menggunkan valve lifter dan push rod
o   Pembukaan katup menjadi lebih sempurna karena komponen yang di gunakan untuk menggerakkan katup menjadi lebih sedikit
o   Tenaga yang di hasilkan maksimal
·        Kekurangan
o   Kontruksi kepala silinder menjadi lebih rumit karena dalam kepala silinder terdapat samshaft dan timing
o    over hole kepada kepala silinder menjadi lebih sulit karena tiap kali melakukan pembenahan kepada kepala silinder harus melakukan penyetelan kepada kepala timing.

mesin OHV



MESIN TIPE OHV (OVER HEAD VALUE)

§  Ciri – ciri mesin tipe OHV
Ø  Hanya terdapat dua katup dalam satu piston
Ø  Di ruang kepala silinder terdapat katup rocker arm, rocker shaft dan push rod
Ø  Camshaft / noken as tidak terdapat pada kepala silinder, camshaft terdapat di blok silinder
v  Kekurangan tipe OHV
a)      Terlalu banyak komponen yang di gunakan untuk menggerakkan katup, karena menggunakan terlalu banyak komponen maka suara mesin menjadi lebih berisik
b)      Dengan adanya valve lifter dan push rod ada kemungkinan kedua komponen ini menjadi aus sehingga katup tidak akan membuka secara maksimal
c)      Karena ada keausan pada valve lifter dan push rod mengakibatkan bahan bakar menjadi lebih boros dan mesin tidak menjadi bertenaga
v  Keuntungan tipe OHV
a)      Kontruksi kepala silinder sangat sederhana karena tidak terdapat timing dan camshaft pada kepala silinder
b)      Untuk melakukan over hole pada kepala silinder lebih mudah


oksilasi body



MACAM – MACAM OKSILASI BODY
Ø  Pitching
Adalah gerakan atau bergoyangnya bagian depan kendaraan ke atas da ke bawah

Ø  Bounching
Adalah gerakan naik turunnya kendaraan secara keseluruhan


Ø  Rolling
Adalah gerakan body kendaraan ke samping kanan dan kiri


Ø  Yawing
Adalah gerakan body kendaraan ke kanan dan ke kiri dengan menggeser – geser roda

steering system



SISTEM KEMUDI
(STEERING SYSTEM)

Berfungsi mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda depan.
Komponen – komponen sistem kemudi
a.      Tipe recirculating ball
ü  Roda kemudi
ü  Steering column
ü  Steering gear
ü  Pitman arm
ü  Idle arm
ü  Relay rod
ü  Tie rod
ü  Tie rod end
ü  Steering knuckle
b.      Tipe rack and pinion
ü  Steering wheel
ü  Steering column
ü  Steering gear
ü  Rack end
ü  Tie rod end
ü  Steering knuckle
FUNGSI
1.      Steering column : meneruskan tenaga dari steering wheel ke steering gear
2.      Steering wheel : meneruskan tenaga dari kemudi ke steering column
3.      Steering gear : memperingan tenaga pengemudi
4.      Pitman arm : merubah gerak putar menjadi gerak lurus
5.      Idle arm : sebagai tumpuan relay rod
6.      Relay rod : sebagai penghubung untuk menggerakkan tie rod sebelah kiri
7.      Tie rod dan tie rod end : untuk mengatur besar kecilnya toe in atau toe out
8.      Steering knuckle : untuk meneruskan tenaga dari tie rod end ke knuckle arm
9.      Rack end : mengatur toe ind da toe out dengan tie end